Surabaya — Hari kedua Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS KPU Jawa Timur di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang berlangsung tertib dan penuh semangat. Apel tersebut dipimpin oleh Danang Eka Sandi sebagai pembina apel, dengan diikuti oleh peserta dari angkatan 1 hingga 3, (21/4).
Dalam amanatnya, Danang Eka Sandi menyampaikan pentingnya memahami posisi dan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam sistem kepegawaian. Ia menjelaskan bahwa dalam rekrutmen ASN terdapat perbedaan golongan berdasarkan kualifikasi pendidikan, yakni golongan II untuk lulusan SMA/SMK dan golongan III untuk lulusan sarjana (S1). Perbedaan ini berdampak pada posisi awal dan percepatan jenjang karier.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pegawai dengan latar belakang pendidikan sarjana memiliki keuntungan karena langsung berada pada golongan IIIA. Namun demikian, kondisi di lapangan menunjukkan adanya tantangan, di mana sebagian pegawai dari golongan III justru dinilai kurang aktif dibandingkan pegawai dari golongan II.
“Harapan negara terhadap lulusan sarjana adalah menjadi individu yang aktif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata. Oleh karena itu, CPNS harus mampu menjadi problem solver, bukan justru menjadi troublemaker,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Ia juga menekankan bahwa setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk berkembang, namun kinerja, sikap, dan dedikasi menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan karier sebagai ASN.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, pembina apel turut mengajak peserta untuk meneladani semangat Raden Ajeng Kartini dalam berpikir kritis dan berani menyampaikan gagasan. Menurutnya, sikap kritis yang dimiliki ASN harus diarahkan untuk kemajuan organisasi, bukan sebaliknya.
Selain itu, aspek kedisiplinan juga menjadi perhatian utama. Danang menegaskan bahwa disiplin harus terus ditingkatkan, baik dalam kehadiran maupun dalam penyelesaian tugas. “Disiplin bukan sesuatu yang menurun, tetapi harus terus meningkat dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Apel pagi ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta Latsar CPNS KPU Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penulis: Alia