Lumajang — Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan dan keagamaan terus diperkuat. Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya resmi menjalin kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Selasa (21/4/26).
Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang itu dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Lumajang beserta seluruh jajaran, mulai dari Kasi Pendidikan Madrasah, Kasi Bimas Islam, Kasi Pondok Pesantren, koordinator pengawas, para pengawas, APRI, hingga pengurus IGRA. MoU ditandatangani oleh Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha dan kepala Kemenag Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah.
Kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kepala madrasah, guru, penyuluh agama, hingga penghulu. Langkah ini dinilai krusial di tengah tuntutan profesionalisme dan adaptasi terhadap dinamika pelayanan keagamaan yang semakin kompleks.
Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret dalam membangun kualitas SDM keagamaan yang unggul. “MoU ini menjadi pintu masuk untuk penguatan kompetensi yang terukur dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap pelatihan benar-benar berdampak pada kualitas layanan di masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Kemenag Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah, menyebut kerja sama ini sebagai momentum penting untuk mendorong transformasi di lingkungan Kemenag. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas aparatur dan tenaga keagamaan tidak bisa ditunda.
“Kolaborasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan peningkatan kompetensi yang selama ini kami rasakan. Harapannya, kualitas kepala madrasah, guru, penyuluh, hingga penghulu di Lumajang bisa semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan umat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan BDK Surabaya diharapkan mampu menghadirkan program pelatihan yang relevan, aplikatif, dan sesuai dengan tantangan di lapangan.
Penandatanganan MoU ini menandai komitmen bersama antara Kemenag Kabupaten Lumajang dan BDK Surabaya dalam memperkuat kualitas layanan keagamaan melalui peningkatan kapasitas SDM. Ke depan, kedua pihak bersepakat untuk segera merealisasikan program pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, demi menciptakan layanan keagamaan yang semakin profesional dan berdampak luas bagi masyarakat.
Penulis: Mutia