
Surabaya (BDK) — Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya terus mendorong penguatan tata kelola berbasis digital melalui rapat pembahasan pengembangan sistem informasi dan aplikasi prioritas yang dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 2 BDK Surabaya.
Rapat dipimpin oleh Kasubbag Tata Usaha BDK Surabaya, Anton Sasono, S.E., M.A.B., dan diikuti oleh Tim Pranata Komputer BDK Surabaya yang diwakili oleh Mabda Amnesti Hananto, S.Kom., Analis Kepegawaian, serta Ketua Tim Pelatihan Administrasi. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi strategis dalam merumuskan arah pengembangan sistem informasi yang terintegrasi, efektif, dan selaras dengan kebutuhan kelembagaan.
Dalam pertemuan tersebut, Tim Pranata Komputer melalui Mabda Amnesti Hananto, S.Kom., menyampaikan paparan dan mengajukan rencana pengembangan sistem kepada pimpinan, yang kemudian didiskusikan bersama untuk mendapatkan masukan, penguatan konsep, serta penyelarasan dengan arah kebijakan dan tata kelola kelembagaan. Diskusi difokuskan pada penguatan layanan administrasi, sistem pelaporan, serta pengelolaan data pendukung kinerja agar lebih tertata, akurat, dan mudah diakses.
Rapat juga menekankan pentingnya pengelolaan basis data terpusat dan pemanfaatan platform digital sebagai media dokumentasi kegiatan, sehingga seluruh proses kelembagaan dapat terdokumentasi dengan baik dan mendukung peningkatan kualitas penjaminan mutu serta akuntabilitas kinerja.
Melalui rapat ini, BDK Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem digital yang adaptif dan berkelanjutan, guna mendukung efektivitas kerja, transparansi tata kelola, serta peningkatan kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan.
Penulis: Alia