
SURABAYA – Menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembangunan Reformasi Biokrasi, Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya langsung menggelar rapat koordinasi intensif pada Kamis (12/02/2026). Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut cepat atas diterbitkannya surat Hasil Penilaian Pendahuluan Tahap II Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI).
Bertempat di ruang rapat utama, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Tim Kerja ZI BDK Surabaya. Masing-masing area perubahan secara detail membedah serta menindaklanjuti catatan evaluasi dari Biro Manajemen Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM).
Akselerasi Revisi dan Penyempurnaan
Fokus utama dalam pertemuan kali ini adalah memetakan poin-poin krusial yang memerlukan perbaikan (revisi). Kepala BDK Surabaya memberikan arahan tegas agar seluruh tim tidak menunda waktu dalam menyempurnakan data dukung yang diminta oleh penilai.
“Kita tidak punya banyak waktu. Begitu hasil penilaian keluar, hari ini juga kita bedah bersama. Tujuannya jelas, agar seluruh kekurangan pada penilaian tahap II ini segera ditindaklanjuti dengan revisi yang berkualitas,” tegas pimpinan dalam arahannya di depan tim.
Dalam rapat tersebut, masing-masing koordinator dari enam area perubahan memaparkan kendala dan rencana perbaikan berdasarkan masukan BMBPSDM. Beberapa aspek yang menjadi sorotan meliputi:
Validitas Data Dukung: Memastikan setiap unggahan dokumen sesuai dengan instrumen terbaru, Sinkronisasi Laporan: Menyelaraskan hasil output kegiatan dengan target yang telah ditetapkan dalam rencana kerja ZI hingga Inovasi Layanan: Mempertajam bukti implementasi inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat atau peserta diklat.
Target Tuntas dalam Waktu Singkat
Seluruh anggota tim menyepakati target internal untuk merampungkan revisi dalam waktu dekat. Semangat “gerak cepat” ini diambil agar BDK Surabaya dapat segera mengirimkan kembali dokumen perbaikan ke sistem PMPZI pusat, sehingga peluang meraih predikat Zona Integritas tetap terjaga secara maksimal.
Rapat ditutup dengan pembagian tugas teknis kepada masing-masing anggota tim guna memastikan seluruh revisi terselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan rekomendasi penilai.
Penulis: Dewi