
Penguatan kerja sama dalam pengembangan kompetensi kepala madrasah terus dimatangkan melalui kunjungan Tim LP Ma’arif NU Jawa Timur ke Balai Diklat Keagamaan Surabaya pada Rabu (18/02/2026). Agenda ini difokuskan pada koordinasi teknis sekaligus peninjauan langsung kesiapan fasilitas yang akan digunakan dalam pelaksanaan pelatihan pada akhir Februari 2026.
Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Kepala BDK Surabaya Muchammad Toha bersama Kasubbag Tata Usaha Anton Sasono serta Widyaiswara Ninik Supriyati dan Sholehuddin untuk memastikan seluruh kesiapan sarana dan prasarana terpenuhi secara optimal.
Fokus utama koordinasi kali ini adalah memastikan seluruh tahapan rencana pelatihan yang telah disusun sebelumnya dapat berjalan sesuai harapan. Program peningkatan kompetensi ini rencananya akan dilaksanakan dalam dua gelombang dengan jadwal yang telah ditetapkan. Gelombang pertama dijadwalkan mulai berjalan pada 21 Februari 2026 bertempat di Kantor LP Ma’arif NU Jawa Timur, sedangkan gelombang kedua akan dipusatkan di kampus BDK Surabaya yang dimulai pada 28 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, tim LP Ma’arif NU Jawa Timur bersama jajaran pimpinan BDK Surabaya meninjau secara mendalam berbagai fasilitas gedung, mulai dari kesiapan ruang kelas, fasilitas asrama, hingga sarana penunjang lainnya. Peninjauan langsung ini bertujuan untuk menjamin standar fasilitas di BDK Surabaya mampu mendukung kenyamanan serta efektivitas proses pembelajaran bagi para peserta pelatihan pada gelombang kedua nanti secara optimal.
Melalui pemantapan kerja sama dan survei lapangan ini, BDK Surabaya dan LP Ma’arif NU Jawa Timur semakin memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Nahdlatul Ulama. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin kelancaran seluruh rangkaian program, mulai dari pembukaan gelombang pertama hingga berakhirnya pelatihan di gelombang kedua nanti, demi mencetak tenaga pendidik yang lebih profesional dan kompeten.
Penulis: Dewi