
Surabaya — Upaya penguatan kapasitas kepala madrasah terus dilakukan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya dan Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kabupaten Mojokerto, Senin (20/04/2026).
Kegiatan ini berlangsung di ruang Kepala BDK Surabaya sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, bersama Ketua IGRA Kabupaten Mojokerto, Uswatun Chasanah. Kerja sama tersebut berfokus pada pelaksanaan program pelatihan kepala madrasah tahun 2026 di wilayah kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur.
Penandatanganan ini turut didampingi oleh Kasubbag TU BDK Surabaya, Anton Sasono, serta Widyaiswara BDK Surabaya, Ninik Supriyati, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kompetensi tenaga kependidikan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BDK Surabaya menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mencetak kepala madrasah yang profesional dan adaptif.
Program pelatihan yang dirancang diharapkan mampu meningkatkan kompetensi manajerial serta kepemimpinan kepala madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Melalui kesepakatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara BDK Surabaya dan IGRA Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada jenjang Raudlatul Athfal.
Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelatihan yang berdampak dan berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan keagamaan di Indonesia.
Penulis: Alia