
SURABAYA (10 Maret 2026) – Suasana penuh kebanggaan terasa di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya ketika salah satu pegawainya, Moch. Lutfhi, resmi dilantik sebagai Pustakawan Ahli Pertama, Selasa (10/3/2026). Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam penguatan pengelolaan perpustakaan sekaligus mendukung pengembangan layanan literasi di lingkungan BDK Surabaya.
Prosesi pelantikan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Ali Ramdhani. Kegiatan ini diikuti secara serentak oleh para pegawai yang dilantik dalam Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dari sejumlah Balai Diklat Keagamaan di berbagai daerah di Indonesia.
Di BDK Surabaya, momen pelantikan tersebut diikuti bersama oleh sejumlah pegawai yang menyaksikan jalannya prosesi secara daring. Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Surabaya beserta beberapa pegawai lainnya yang memberikan dukungan dan ucapan selamat kepada Moch. Lutfhi.
Dalam arahannya, Ali Ramdhani menekankan bahwa jabatan fungsional memiliki peran penting dalam meningkatkan profesionalitas aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama. Para pejabat fungsional diharapkan mampu terus mengembangkan kompetensi serta memberikan kontribusi nyata sesuai bidang tugasnya masing-masing.
Bagi BDK Surabaya, pelantikan ini menjadi energi baru dalam memperkuat pengelolaan perpustakaan sebagai pusat literasi dan sumber pengetahuan. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi buku, tetapi juga sebagai ruang belajar yang mendukung berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangan kompetensi.
Dengan amanah baru sebagai Pustakawan Ahli Pertama, Moch. Lutfhi diharapkan dapat terus berinovasi dalam mengembangkan layanan perpustakaan, meningkatkan akses informasi, serta menumbuhkan budaya literasi di lingkungan BDK Surabaya.
Selamat bertugas, Moch. Lutfhi. Mari nyalakan kembali semangat literasi dari Surabaya untuk Indonesia!
Penulis: Dewi