
Surabaya — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ahmad Sruji Bachtiar, menyampaikan bahwa rasa tanggung jawab seorang Aparatur Sipil Negara akan muncul ketika dalam dirinya terdapat rasa takut dan rasa cinta. Dua hal inilah yang menurutnya menjadi titik awal kesadaran ASN dalam menjalankan tugas. Pesan tersebut disampaikan pada penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian Agama Gelombang 12 di BDK Surabaya pada 5 Desember 2025, yang merupakan sesi penutup dari rangkaian kegiatan.
Dalam arahannya, Ahmad Sruji Bachtiar menjelaskan bahwa rasa takut yang dimaksud adalah kekhawatiran positif ketika ASN tidak dapat menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh. “Orang yang memiliki rasa takut pasti akan lebih berhati-hati dan berusaha menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya. Ia terutama menekankan nilai ini kepada para guru dan dosen agar memiliki rasa takut ketika melihat peserta didik lemah dalam ilmu, akhlak, atau ibadah. Dari rasa takut itu, lanjutnya, akan lahir usaha dan ikhtiar yang lebih serius.
Selain rasa takut, rasa cinta juga menjadi sumber munculnya tanggung jawab dalam diri ASN. Cinta diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan keinginan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kasihan jika kita tidak bisa melayani masyarakat dengan baik. Itulah rasa cinta,” tegasnya.
Ahmad Sruji Bachtiar menambahkan bahwa rasa takut dan cinta hanya dapat tumbuh jika berasal dari hati yang baik. Menurutnya, hati yang baik akan memunculkan kesadaran moral, sehingga ASN akan bekerja bukan sekadar memenuhi tugas, tetapi karena merasa bertanggung jawab dan peduli terhadap amanah yang diembannya.
Penutupan Latsar CPNS Gelombang 12 ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pada 4 Desember 2025 untuk Angkatan 42 dan 43, yang ditutup secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Surabaya. Sesi kedua berlangsung pada 5 Desember 2025 untuk Angkatan 45 dan 46, sekaligus menghadirkan pengarahan langsung dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Selama pelatihan, peserta menerima pembelajaran mengenai nilai dasar ASN, integritas, hingga aktualisasi tugas di tempat kerja masing-masing.
Melalui pesan ini, peserta Latsar CPNS diharapkan mampu menumbuhkan rasa takut dan cinta dalam menjalankan tugas setelah kembali ke unit kerja, serta menjaga hati yang baik agar tanggung jawab sebagai ASN selalu menyertai setiap langkah pelayanan kepada masyarakat.
Publish: Dewi