Surabaya — Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya mematangkan persiapan pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2026 yang akan dimulai pada 1 Mei 2026 melalui skema Massive Open Online Course (MOOC) berbasis platform SiBangkom, Senin, (20/4).
Rapat persiapan dibuka oleh Kepala BDK Surabaya dan dilanjutkan oleh Kasubbag TU, serta dihadiri oleh tim kerja administrasi. Dalam rapat tersebut, ditegaskan bahwa kesiapan teknis dan percepatan administrasi menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan kegiatan.
Sebagai tahap awal, BDK Surabaya akan menggelar sosialisasi pada 29 April 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan live streaming YouTube. Kegiatan ini juga akan diinformasikan kepada peserta melalui kanal Telegram dan direncanakan dibuka langsung oleh Kepala BDK Surabaya.
Percepatan penyampaian informasi menjadi perhatian utama. Surat pemberitahuan resmi kepada Kantor Kementerian Agama daerah serta perguruan tinggi ditargetkan harus telah tersampaikan dalam waktu dua hari ke depan, guna memastikan seluruh peserta memperoleh informasi secara tepat waktu.
Pelaksanaan orientasi akan terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pembelajaran mandiri melalui MOOC sesuai ketentuan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Sementara itu, tahap kedua difokuskan pada penguatan sikap dan perilaku oleh Kementerian Agama melalui Pusbangkom MKMB.
Transformasi pembelajaran berbasis digital ini merupakan kelanjutan dari pelaksanaan sebelumnya. Pada tahun lalu, kegiatan MOOC berhasil menjangkau lebih dari 8.000 peserta melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube. Bahkan sejak 2025, orientasi dilaksanakan sepenuhnya secara daring (full MOOC), menggantikan metode klasikal yang digunakan pada tahun 2023 dan 2024.
Dengan skema ini, BDK Surabaya optimis pelaksanaan Orientasi PPPK tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta menjangkau peserta secara luas tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Penulis: Alia