SURABAYA – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya terus mempercepat langkah dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui rapat koordinasi intensif pemenuhan data dukung dan evaluasi, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BDK Surabaya, Dr. H. Muchammad Toha, S.Ag., M.Si., didampingi Anton Sasono, S.E., M.A.B., serta Aziz Fuadi, S.Sos., M.S.M., sebagai upaya memastikan seluruh area perubahan menunjukkan progres nyata dan terukur.
Dalam arahannya, Kepala BDK Surabaya menegaskan bahwa keberhasilan meraih predikat ZI tidak cukup hanya dengan kerja biasa, tetapi membutuhkan keberanian untuk mengubah pola pikir. Seluruh elemen organisasi diminta bergerak serentak dengan semangat perbaikan, baik dari sisi administratif maupun substantif, tanpa keraguan.
Penguatan strategi turut dipertegas dalam sesi teknis oleh Aziz Fuadi yang menyoroti pentingnya pembenahan struktur dan administrasi yang masih belum relevan. Ia menekankan bahwa dokumen organisasi harus selaras dengan regulasi terbaru agar tidak menjadi penghambat dalam proses penilaian. Selain itu, inovasi menjadi kunci penting, bukan sekadar pelengkap, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap kinerja organisasi.
Sementara itu, Anton Sasono memberikan evaluasi kritis terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya, khususnya pada aspek pengawasan. Ia menyoroti adanya penumpukan pekerjaan di akhir tahun yang berdampak pada kurang optimalnya pemenuhan eviden. Untuk itu, BDK Surabaya kini menerapkan langkah strategis berupa penyusunan time schedule yang jelas, penggunaan matriks progres bulanan, serta penguatan audit internal secara berkala agar setiap capaian dapat terpantau secara konsisten.
Langkah akseleratif ini juga diiringi dengan penekanan pada perubahan mindset ASN menuju pola pikir pemenang yang progresif dan solutif, peningkatan kerapihan administrasi hingga hal-hal detail, serta kedisiplinan dalam pemenuhan dan unggah eviden setiap bulan. Tidak kalah penting, seluruh pegawai didorong untuk memiliki kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengawasan guna menghindari kendala di akhir periode penilaian.
Rapat ditutup dengan komitmen kuat dari seluruh ketua area perubahan untuk segera menindaklanjuti berbagai kebutuhan, termasuk sosialisasi dan bimbingan teknis di masing-masing area. Upaya ini menjadi bagian dari langkah nyata BDK Surabaya dalam mempercepat pencapaian predikat Zona Integritas yang unggul dan berkelanjutan.
Penulis: Alia