
Kementerian Agama Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan komunikasi publik melalui peluncuran program pembinaan berkelanjutan “Humas Level Up”, yang digelar secara daring pada Jumat (13/2/2026). Program ini menjadi tindak lanjut arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, agar jajaran humas semakin responsif, adaptif, dan cakap menghadapi dinamika teknologi informasi.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik, Thobib Al Asyhar, menekankan bahwa Humas Level Up bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkokoh fondasi komunikasi institusi. Menurutnya, peran humas kini semakin krusial dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan pesan kebijakan tersampaikan secara akurat dan berdampak.
Program ini diikuti oleh Pranata Humas dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag. Saat ini, tercatat sebanyak 1.248 Pranata Humas aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui Humas Level Up, para peserta tidak hanya mendapatkan penguatan kompetensi, tetapi juga sertifikat bernilai administratif yang dapat mendukung pengembangan karier dan kenaikan jenjang jabatan.
Pelaksanaan program berkolaborasi dengan Pusbangkom melalui platform MOOC Pintar, yang menjadi ruang belajar sekaligus jejaring nasional bagi insan humas Kemenag. Sepanjang tahun 2026, Humas Level Up dijadwalkan berlangsung sebanyak 16 sesi dengan beragam materi penguatan kapasitas.
Pranata Humas dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya turut ambil bagian dalam program ini sebagai wujud komitmen meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan informasi. Partisipasi tersebut diharapkan mampu mendorong penyampaian informasi yang lebih efektif, transparan, serta berdampak positif bagi masyarakat luas.
Penulis: Alia