
Upaya memperkuat kualitas aparatur sipil negara terus digencarkan melalui kolaborasi lintas lembaga. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama RI dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur yang dirangkaikan dengan pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS KPU Jawa Timur Tahun 2026 di Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Pusbangkom MKMB Kementerian Agama RI, Musyarrafah Amin, serta dihadiri Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Timur, Eka Wisnu Wardhana, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur Nanik Karsini beserta jajaran, dan sebagian peserta Latsar CPNS. Acara berlangsung secara luring di BDK Surabaya dan diikuti secara daring melalui Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube.
Musyarrafah Amin menegaskan bahwa kerja sama antara BDK Surabaya dan KPU Jawa Timur merupakan langkah strategis dalam memperluas kolaborasi pengembangan kompetensi aparatur negara. Ia menyampaikan bahwa BDK Surabaya terus menunjukkan peran aktif dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia ASN lintas instansi.
“Balai Diklat Keagamaan Surabaya sudah semakin melebarkan sayapnya dengan berkolaborasi bersama KPU Provinsi Jawa Timur. Harapannya, kita membangun komitmen agar penyelenggaraan Latsar ini benar-benar berjalan dengan baik dan 196 CPNS KPU dapat lulus 100 persen,” ujar Musyarrafah.
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan Latsar bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan fondasi penting bagi CPNS dalam menjalankan amanah sebagai aparatur sipil negara. Menurutnya, ASN dituntut memiliki integritas, profesionalisme, serta orientasi pelayanan publik yang kuat.
Musyarrafah berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ia juga mengingatkan panitia dan widyaiswara agar memberikan pelayanan pendidikan dan pelatihan secara maksimal dan penuh dedikasi. Ia menilai kolaborasi antara KPU dan BDK Surabaya menjadi faktor penting dalam menciptakan ASN yang kompeten dan berintegritas.
Sementara itu, penyelenggaraan Latsar CPNS KPU Jawa Timur Tahun 2026 diharapkan mampu membekali peserta dengan nilai-nilai dasar ASN serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Pelatihan ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter ASN yang profesional, beretika, dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik di era demokrasi modern.
Melalui kerja sama ini, Pusbangkom MKMB Kemenag RI dan KPU Provinsi Jawa Timur menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kualitas aparatur negara yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: Mutia