
Surabaya – Kolaborasi dalam penguatan pendidikan madrasah di Kabupaten Bondowoso resmi dimulai. Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya dan KKM 4 Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bondowoso tengah bersiap menyelenggarakan pelatihan bagi para kepala madrasah. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan yang dilaksanakan pada 6 Januari 2025, sebagai langkah awal penguatan kompetensi kepemimpinan kepala madrasah di wilayah kerja Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, bersama Ketua KKM MTs Kabupaten Bondowoso, Sri Indah Winarti. Kesepakatan ini mencakup penyelenggaraan Program Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah secara menyeluruh dan terukur.
Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim terbaik untuk terjun langsung ke Bondowoso. “Kami ingin memastikan proses transfer ilmu berjalan maksimal. Dengan panitia dan pengajar dari BDK, kami bisa menjaga ritme dan kualitas pelatihan agar hasilnya nyata bagi kemajuan madrasah,” tegasnya.
Pelatihan kepala madrasah ini dirancang sebagai ruang penguatan kapasitas kepemimpinan dan manajerial, agar kepala madrasah mampu menjalankan peran strategisnya secara optimal dalam pengembangan satuan pendidikan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu tata kelola dan layanan pendidikan madrasah.
Program Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada pekan depan, pertengahan Januari 2026, di wilayah kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong kualitas kepemimpinan madrasah yang adaptif dan profesional.
Penulis: Dewi Satya