
Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya menyelenggarakan sesi overview atau pengarahan program Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Provinsi Jawa Timur secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh terkait skema pelatihan Distance Learning sebagai bagian dari rangkaian Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2026.
.Ketua Panita, Danang Eka Sandi, memaparkan visi besar pembentukan karakter ASN. Beliau menekankan bahwa Latsar ini dirancang untuk membangun integritas moral, kejujuran, serta motivasi nasionalisme bagi para CPNS di lingkungan KPU Jawa Timur.
“Kompetensi yang dibangun dalam Latsar ini berfokus pada nilai-nilai dasar PNS, yaitu BerAKHLAK. Kami ingin mencetak PNS yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki kepribadian unggul sebagai pelayan publik,” tegasnya.
Sesi dilanjutkan dengan pemaparan teknis oleh Dedy Kurniawan. Ia fokus pada penguasaan media pembelajaran digital yang akan digunakan selama masa pelatihan, yaitu aplikasi Zoom untuk sesi interaksi langsung (Synchronous) dan LMS BDK Surabaya untuk sesi belajar mandiri (Asynchronous).
Dedy menjelaskan secara rinci mekanisme presensi harian yang sangat menentukan penilaian kedisiplinan. Peserta diwajibkan melakukan presensi setiap pagi dengan cara mengunggah (upload) Jurnal Harian melalui portal LMS BDK Surabaya sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.
“Seluruh interaksi dan tugas terdokumentasi secara digital. Kedisiplinan dalam mengunggah jurnal harian dan tugas tepat waktu menjadi poin krusial, karena setiap keterlambatan akan dihitung secara akumulatif dan berpengaruh pada kualifikasi kelulusan peserta,” tegas Dedy.
Kegiatan overview ini diikuti dengan antusias oleh 196 peserta CPNS KPU dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Peserta diwajibkan mengikuti seluruh sesi pembelajaran dengan mengenakan seragam sesuai ketentuan, berada di lingkungan kerja yang kondusif, serta tidak melaksanakan tugas kedinasan lain selama sesi berlangsung agar dapat fokus mengikuti proses pembelajaran.
Melalui sinergi antara BDK Surabaya dan KPU Provinsi Jawa Timur, diharapkan seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan Latsar—mulai dari Distance Learning, aktualisasi di tempat kerja, hingga pembelajaran klasikal—secara optimal sebagai bekal dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan unggul.
Penulis: Dewi Satya